Melihat hiu paus (whale shark) secara langsung di habitat alaminya merupakan salah satu pengalaman paling magis yang bisa Anda lakukan di Indonesia. Salah satu lokasi terbaik untuk aktivitas ini berada di Teluk Saleh di Nusa Tenggara Barat (NTB). Di sini, hiu paus sering muncul di sekitar bagan (panggung terapung penangkap ikan) milik nelayan setempat.
Berikut adalah panduan dan hal-hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum merencanakan perjalanan untuk melihat hiu paus di sana:
Lokasi dan Akses Utama
Titik keberangkatan paling populer untuk melihat hiu paus di kawasan ini berada di Desa Labuan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa.
-
Rute Perjalanan: Dari Kota Sumbawa Besar, Anda perlu menempuh perjalanan darat sekitar 2 hingga 3 jam menuju Desa Labuan Jambu.
-
Perjalanan Laut: Setibanya di dermaga desa, Anda akan berganti transportasi menggunakan kapal motor sewaan (jungkung) untuk menuju ke tengah perairan teluk tempat bagan-bagan nelayan berada.
Waktu Terbaik dan Jam Kunjungan

Waktu adalah kunci utama jika Anda ingin berhasil bertemu dengan raksasa laut yang lembut ini.
-
Jam Keberangkatan: Anda harus bersiap-siap sangat pagi, biasanya kapal wisata mulai berangkat dari dermaga sekitar jam 04.00 atau 05.00 WITA. Hiu paus biasanya berkumpul di sekitar bagan saat matahari terbit (sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 WITA) karena nelayan sering membagikan ikan-ikan kecil (rebon) sisa tangkapan mereka.
-
Fase Bulan: Sangat disarankan untuk datang menjelang bulan mati (bulan baru). Pada fase ini, tangkapan ikan nelayan di bagan melimpah, yang otomatis menarik perhatian hiu paus untuk datang mencari makan. Hindari datang saat bulan purnama karena bagan biasanya tidak beroperasi.
Pengalaman dan Aktivitas
Interaksi dengan hiu paus di sini dilakukan secara langsung di laut lepas yang jernih.
-
Snorkeling & Berenang: Pengunjung diperbolehkan turun ke air untuk snorkeling dan berenang di dekat hiu paus. Karena airnya yang cukup jernih, pemandangan makhluk megah ini di bawah air akan terlihat sangat jelas.
-
Aturan Kedekatan (Code of Conduct): Demi keamanan bersama dan kelestarian satwa, Anda wajib mematuhi aturan ketat, seperti menjaga jarak minimal 2–3 meter dari tubuh hiu paus, tidak boleh menyentuh atau memegang bagian tubuhnya, tidak menggunakan flash saat memotret, dan tidak menghalangi jalur berenangnya.



